| |
|
|
|
|
| Cara
Praktis untuk membuat berbagai Aplikasi Pengolahan
Data menggunakan Delphi + PHP plus Produk lainnya
.. |
|
Paket
Hemat Aplikasi pengolahan data ex ; Toko, Absensi,
Pegawai , CashFlow, Rekam Medis. |
|
Cara
gampang belajar pemrograman Delphi dengan pilihan
Paket Materi yang disesuaikan dengan kebutuhan |
| |
|
|
|
|
| |
|
|
|
|
Pasang
Iklan Baris Gratis, tanpa Daftar Iklan Anda langsung
Tayang ... |
|
Anda
Mahasiswa yang sedang TA/PKL dan kesulitan dalam
membuat programnya ? kami siap membantu. |
|
Kumpulan
Paket Source Code Delphi siap pakai, ex : Perpustakaan,
Toko, Absensi, Penggajian, Pegawai dlsb |
| |
|
|
|
|
| |
|
ads
By admin
|
|
|
|
|
Klik
sekilas
info untuk melihat berita lainnya
....
| Unpad Menjadi Trendsetter Budaya Sunda | | Diposkan pada tanggal : 22-12-2008 | Bandung - Belakangan banyak pihak khawatir akan matinya kebudayaan lokal karena ditinggal pemakainya. Kekhawatiran yang sama menimpa pula pada budaya Sunda. Karena desakan globalisasi, budaya Sunda bisa terancam punah.
“Soalnya Sunda tidak punya pusat kebudayaan yang menjaga eksistensi budaya lokalnya,” ujar Rektor Universitas Padjadjaran, Ganjar Kurnia.
Ditemui di ruang kerjanya Ganjar mengatakan, perguruan tinggi punya kesempatan menjadi pusat kebudayaan itu. Sebab, perguruan tinggi memiliki sumber daya manusia dan infrastruktur yang menunjang pengembangan dan penelitian budaya. Selain itu, universitas punya kemampuan membangun tata kelola organisasi.
Di dalam rencana strategisnya, Unpad punya misi mengembangkan dan menyebarkan kebudayaan Sunda. Unpad harus bisa menjadi referensi masyarakat Jawa Barat tentang kebudayaan lokalnya. Tidak hanya lokal, tapi juga internasional.
Sekurangnya ada 30 negara yang sudah didatangi. Pelajar, pejabat, masyarakat awam di negara asing diajak menonton kesenian tradisional Sunda dan Indonesia, diberi workshop tentang aneka kesenian, seperti, wayang golek, silat dan lain-lain.
"Tidak cuma di kota tapi sampai ke pelosok kampung di Perancis,” kata bekas Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, antara tahun 2004-2007.
Tidak cuma dalam bentuk pagelaran kesenian. Dalam bidang pengembangan keilmuan, Unpad menjadi basis filolog, arkeolog dan sejarahwan dalam membedah naskah kuno Sunda. Dan, berperan pula memasukkan aksara Sunda ke standarisasi Unicode sehingga aksara sunda bisa digunakan pada aplikasi komputer.
“Hal itu bisa dicapai jika kita menata organisasinya? dengan rapi. Universitas bisa menularkan kebiasaan berorganisasi yang baik itu,” katanya.
Aspek budaya juga menyinggung masalah manusia, politik, ekonomi dan sosial. Artinya, segala hal yang terjadi di lingkungan Jawa Barat menjadi perhatian bagi Unpad. Pertunjukan yang memiliki makna dan pesan moral dapat menjadi alat untuk mencapai kecintaan pada Sunda itu sendiri.
“Kalau saya bikin pagelaran harus menyangkut kritik kepada lingkungan, sosial dan politik,” tambah pendiri Lingkung Seni Sunda (LISES) Unpad ini.
Kurang Bersaing
Sejak berdiri tahun 1957, Unpad punya misi membuka pintu selebar-lebarnya bagi orang Sunda menapak di perguruan tinggi. Karena konon, orang Sunda tidak punya akses ke perguruan tinggi di zaman itu. Dengan begitu Indeks Pembangunan Manusia di Jawa Barat bisa terangkat.
Tapi, realitanya tidak mudah menjaring mahasiswa dari tatar Sunda. Beberapa tahun terakhir hanya Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang yang masuk 10 besar penyumbang mahasiswa ke Unpad. Sisanya dari Jakarta dan luar Jawa Barat.
“Kalau tanda tangan ijazah, jarang lulusan dari Jawa Barat,” ujar Rektor yang baru menjabat dua tahun ini.
Sebabnya? Ia menjawab karena kalah dalam persaingan. Padahal, untuk menjaga budaya lokal masyarakatnya pun harus punya kemampuan intelektual yang mumpuni.
Karena itu, dalam tiga tahun terakhir, Unpad menjaring 55 siswa per tahun dari kabupaten/kota di Jawa Barat lewat program talent scouting. Hasilnya tidak mengecewakan. Para mahasiswa hasil seleksi tersebut bisa dapat Indeks Prestasi Kumulatif di atas 3. Selain program itu , Unpad? menyediakan pula bimbel gratis di Jatinangor agar siswa lokal bisa lolos seleksi penerimaan.
“Inilah strategi kebudayaan untuk mencapai misi Unpad sebagai pusat kebudayaan tadi,” tegasnya.(rks/lom)
sumber : detik.com |
|
| Klik
sekilas
info untuk melihat berita lainnya
.... |
|
|